jateng.jpnn.com, JEPARA - Bencana tanah longsor kembali memutus akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Tebing setinggi sekitar 100 meter dilaporkan runtuh dan menutup jalur utama warga.
Camat Keling Lulut Andi Ariyanto mengatakan lokasi longsor berada di Desa Damarwulan. Namun material longsor menutup akses utama menuju Desa Tempur.
“Lokasi longsor di Desa Damarwulan, tetapi dampaknya menutup akses jalan menuju Desa Tempur,” kata Lulut di Jepara, Rabu (11/3).
Kepala Desa Tempur Maryono menjelaskan peristiwa longsor terjadi pada Selasa (10/3) sekitar pukul 21.30 WIB. Material longsor berupa tanah dan batu berukuran besar menutup total jalan Damarwulan–Tempur.
Akibatnya, warga tidak bisa melintasi jalur utama tersebut untuk beraktivitas. Untuk sementara waktu, masyarakat terpaksa memutar melalui jalur alternatif lewat Desa Medani di Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati.
“Rutenya lebih jauh karena harus melalui wilayah Pati,” ujar Maryono.
Dia menambahkan pembersihan material longsor tidak mungkin dilakukan secara manual. Pasalnya, banyak batu berukuran besar yang menutup badan jalan.
Selain menutup akses, longsoran juga merusak badan jalan selebar sekitar empat meter.












.jpeg)




































