TNI Pastikan Tiga Prajurit Korban Serangan di Lebanon Dapat Perawatan Intensif

3 hours ago 11

TNI Pastikan Tiga Prajurit Korban Serangan di Lebanon Dapat Perawatan Intensif

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Arsip foto - Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (25/3/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz/aa.

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah memastikan tiga prajurit TNI yang menjadi korban luka akibat serangan artileri di Lebanon Selatan mendapatkan perawatan medis yang intensif. Ketiga prajurit tersebut adalah Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.

"Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Aulia saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (30/3).

Dia menjelaskan bahwa ketiganya mengalami luka setelah pos penugasan kontingen Indonesia yang tergabung dalam pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNIFIL di Kota Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, terkena serangan artileri pada Minggu (29/3).

Aulia melanjutkan dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Level I UNIFIL. Sementara itu, satu orang prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan, ujarnya.

Selain tiga prajurit yang mengalami luka-luka, satu prajurit TNI lainnya bernama Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur dalam serangan tersebut. Aulia menyampaikan bahwa saat ini proses pengiriman jenazah Praka Farizal sedang berlangsung dengan bantuan Kantor Perwakilan Republik Indonesia di Beirut.

Terkait penyebab dan motif penyerangan, Aulia mengungkapkan bahwa Mabes TNI masih belum dapat menjelaskan secara rinci. "Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL," ucapnya.

Meski demikian, ia memastikan bahwa insiden tersebut akan membuat pihaknya meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas pemeliharaan perdamaian di Lebanon. Langkah itu diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap personel yang masih bertugas di wilayah konflik. (antara/jpnn)


Tiga prajurit TNI korban serangan artileri di Lebanon mendapat perawatan intensif. Satu prajurit gugur, jenazah dipulangkan.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |