jpnn.com, JAKARTA - Usaha mikro binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Jakarta Timur menunjukkan pertumbuhan positif dengan capaian omzet belasan juta rupiah per bulan.
Pelaku usaha tersebut adalah Neneng, pemilik “Dapoer Keitha Aneka Pastry”, yang mengembangkan bisnis kulinernya setelah memperoleh bantuan permodalan dan pendampingan melalui program Baznas Microfinance Desa (BMD).
Usaha pastry yang berlokasi di kawasan Utan Kayu, Matraman itu kini semakin dikenal masyarakat dan memiliki basis pelanggan yang terus berkembang.
Sekretaris Utama Baznas Subhan Cholid, mengatakan program BMD dirancang untuk memperkuat pelaku usaha mikro melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha.
“Melalui BMD kami berkomitmen untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna memastikan pelaku usaha kecil mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk naik kelas,” ujar Subhan, dalam keterangannya, Rabu (15/4).
Dia menambahkan, capaian usaha Neneng menjadi salah satu indikator keberhasilan pengelolaan zakat produktif yang dijalankan Baznas.
Baznas menilai pemanfaatan dana zakat untuk sektor produktif mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Dapoer Keitha Aneka Pastry menawarkan berbagai produk seperti croissant, smoked beef, cromboloni, hingga double cheese, yang diproduksi secara higienis dari dapur rumahan.




















































