Wamen Ossy Sebut Pemerintah Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi Rampung Juni 2026

4 hours ago 18

Wamen Ossy Sebut Pemerintah Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi Rampung Juni 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (30/3). Foto: Dokumentasi Kementerian ATR/BPN

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat pengendalian alih fungsi lahan sawah melalui penetapan lahan sawah yang dilindungi (LSD) di berbagai wilayah Indonesia.

Pada Maret 2026, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sudah menyiapkan penetapan LSD di 12 provinsi.

Langkah tersebut ditindaklanjuti agar semakin progresif dengan target penyusunan peta luasan LSD di 17 provinsi lainnya pada kuartal II 2026.

Wamen Ossy Sebut Pemerintah Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi Rampung Juni 2026

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (30/3).

“Harapannya triwulan kedua sudah bisa kami selesaikan sehingga bisa mendapatkan peta luasan LSD dari 17 provinsi yang baru ini, diharapkan pada 15 Juni 2026,” kata Wamen Ossy dalam keterangannya, Selasa (31/3).

Sebelumnya, Kementerian ATR/BPN telah lebih dulu menyiapkan penetapan LSD di 12 provinsi.

Berdasarkan hasil overlay berbagai peta tematik, total luasan LSD yang diusulkan mencapai 2.739.650,36 hektare dan saat ini telah memasuki tahap finalisasi untuk ditetapkan melalui keputusan menteri.

Wamen Ossy menyebut pemerintah menargetkan peta LSD Baru di 17 provinsi rampung Juni 2026 untuk memperkuat pengendalian alih fungsi lahan sawah

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |