jateng.jpnn.com, SURABAYA - PSIS Semarang membawa pulang hasil positif dari lawatan ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya dalam laga Persebaya 99 Anniversary Game, Minggu (19/7), Mahesa Jenar sukses menahan imbang Bajul Ijo dengan skor 2-2.
Pelatih PSIS Widodo Cahyono Putro mengaku cukup puas dengan performa anak asuhnya. Menurut dia, hasil tersebut menjadi modal berharga bagi PSIS yang tengah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
"Hasil ini cukup bagus. Kami baru 10 hari bergabung dan tentu masih banyak yang harus dievaluasi," ujar Widodo seusai pertandingan.
Widodo menilai kebangkitan PSIS setelah sempat tertinggal tidak lepas dari perubahan strategi yang dilakukan pada babak kedua. Dia mengurangi jumlah bek tengah dan menambah daya gedor di lini depan.
Perubahan tersebut membuat permainan PSIS lebih agresif dan mampu memberikan tekanan kepada Persebaya hingga akhirnya menyamakan kedudukan.
Selain aspek taktik, mantan pelatih Persita Tangerang itu mengatakan tim pelatih terus menggenjot pemahaman pemain terhadap sistem permainan yang diinginkan. Materi latihan difokuskan pada pembangunan chemistry, pola build-up, transisi lini tengah, hingga penyelesaian akhir.
"Kami terus mengulang materi agar pemain semakin memahami skema permainan yang diinginkan," katanya.
Meski mampu mencuri hasil imbang di kandang Persebaya, Widodo mengakui tingkat kepercayaan diri skuad PSIS belum sepenuhnya terbentuk. Karena itu, pemusatan latihan di Yogyakarta akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kondisi fisik, mental, dan pemahaman taktikal pemain.


















































