jpnn.com, JAKARTA - BANYAK orang ingin menurunkan berat badan dengan alasan kesehatan dan juga meningkatkan penampilan.
Ketika ingin mengubah pola makan untuk menurunkan berat badan, mengurangi karbohidrat adalah pendekatan yang tepat bagi kebanyakan orang.
Salahkan hype seputar karbohidrat sebagai sumber energi dan meningkatkan kadar gula darah Anda atau hanya karena energi yang tidak terpakai akan disimpan sebagai lemak di dalam tubuh.
Hasilnya? Diet tinggi protein dan lemak serta diet rendah karbohidrat mendominasi.
Sekarang, mengurangi karbohidrat pasti bisa menguntungkan Anda.
Namun, Anda harus memahami fakta bahwa menghilangkan kelompok makanan ini dan menghindari karbohidrat kompleks seperti biji-bijian utuh memiliki dampak buruk yang mengerikan.
Tidak hanya bisa membuat Anda lelah dan mudah marah, tetapi juga bisa memperlambat metabolisme Anda dalam jangka panjang dan menyebabkan sembelit karena kekurangan serat dari biji-bijian utuh.
Belum lagi, mengandalkan makanan rendah karbohidrat tertentu tidak selalu merupakan ide yang baik karena beberapa di antaranya justru dapat membuat Anda bertambah berat badan.





















































