Perkuat Gerakan Olahraga Inklusif, LSBA & PT Petualang Fun Atletik ABK 2026

4 hours ago 15

Perkuat Gerakan Olahraga Inklusif, LSBA & PT Petualang Fun Atletik ABK 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kejuaraan Fun Atletik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) 2026 di Stadion Atletik Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (4/7). Foto: dok LSBA

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 18 sekolah yang terdiri atas Sekolah Luar Biasa (SLB), sekolah inklusi, dan komunitas penyandang disabilitas berpartisipasi dalam Kejuaraan Fun Atletik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) 2026 di Stadion Atletik Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (4/7).

Direktur London School Beyond Academy (LSBA) Dr. Chrisdina Wempi, M.Si.,  mengatakan sebagai co-organizer pihaknya berkomitmen menghadirkan lebih banyak ruang partisipasi bagi penyandang disabilitas melalui kegiatan yang mendorong pengembangan keterampilan, karakter, dan interaksi sosial.

Menurut dia, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya LSBA dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif sekaligus memperluas kesempatan bagi individu berkebutuhan khusus untuk berkembang di berbagai bidang, termasuk olahraga.

Sebab, olahraga berperan penting dalam membangun kepercayaan diri, kemandirian, dan kemampuan sosial peserta.

"Kejuaraan ini merupakan ruang bagi setiap peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus membuktikan bahwa setiap individu berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujar Chrisdina.

Dia berharap lewat kolaborasi itu makin banyak pihak yang terlibat dalam membangun budaya olahraga yang inklusif di Indonesia.

“Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026 menargetkan terciptanya antusiasme peserta untuk mengikuti olahraga atletik secara aktif dan berkelanjutan,” kata Chrisdina.

Selain itu, terwujudnya kegiatan olahraga yang ramah dan inklusif bagi seluruh Anak Berkebutuhan Khusus, serta memberikan pengalaman bertanding yang dapat menjadi bekal untuk mengikuti berbagai kompetisi maupun kegiatan olahraga lainnya di masa mendatang.

Sebanyak 18 sekolah yang terdiri atas SLB, sekolah inklusi, dan komunitas penyandang disabilitas berpartisipasi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |