jpnn.com - Arema FC membuat keputusan yang cukup mengejutkan usai berakhirnya Super League 2025/2026.
Meski gagal memenuhi target finis di lima besar, manajemen tetap memberikan kepercayaan kepada Marcos Santos untuk menukangi Singo Edan musim depan.
Hasil musim lalu memang jauh dari harapan.
Arema hanya mampu menutup kompetisi di posisi kesembilan klasemen, padahal sejak awal manajemen memasang target menembus lima besar.
Namun, evaluasi klub ternyata tidak hanya berpatokan pada posisi akhir tim.
Manajemen menilai Marcos Santos berhasil menghadirkan sesuatu yang selama ini sulit didapat Arema, yakni stabilitas dan keharmonisan di dalam tim.
Faktor itulah yang menjadi alasan utama pelatih asal Brasil tersebut tetap dipertahankan.
General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan Marcos telah membangun fondasi yang dinilai penting untuk masa depan klub.





















































