jpnn.com, SIAK - Lantai dua bangunan bersejarah Tangsi Belanda di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, mendadak runtuh pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Insiden ini membuka kembali catatan kelam bangunan cagar budaya berusia lebih dari dua abad tersebut.
“Sebelum kejadian terbaru ini, Tangsi Belanda diketahui pernah menelan dua korban jiwa akibat tertimpa bangunan cagar budaya,” kata Bupati Siak Afni Zulkifli.
Peristiwa runtuhnya lantai dua Tangsi Belanda kali ini menyebabkan kejadian trauma massal (Mass Casualty Incident) yang menimpa rombongan peserta studi tur SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam.
Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, saat para siswa dan guru pendamping tengah mengikuti kegiatan penjelasan di lantai dua bangunan bersejarah tersebut.
Secara tiba-tiba, struktur lantai dua runtuh, membuat para peserta terjatuh dan tertimpa material bangunan.
Akibat kejadian itu, sebanyak 16 orang terdampak, mayoritas merupakan anak-anak.
Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa ini.








.jpeg)













































