Banjir Bandang Nepal, 389 Orang Tewas, 10.000 Keluarga Kehilangan Rumah

1 hour ago 17

Banjir Bandang Nepal, 389 Orang Tewas, 10.000 Keluarga Kehilangan Rumah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Foto udara suasana rumah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Nuwakot, Nepal, Kamis (27/8/2026). Otoritas Manajemen Pengurangan Risiko Bencana Nasional Nepal menyatakan bahwa sebanyak 359 jenazah telah ditemukan di wilayah-wilayah yang terdampak banjir hingga Kamis malam, sementara 910 orang masih dinyatakan hilang. ANTARA FOTO/Xinhua/Sulav Shrestha/agr

jpnn.com - ISTANBUL - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsor di Nepal terus bertambah. Menurut data yang diumumkan pihak kepolisian Nepal dan dilaporkan media setempat, Kamis (27/8), jumlah korban tewas  menjadi 389 orang.

Menurut laporan Ratopati, pihak kepolisian juga mengonfirmasi setidaknya 466 orang mengalami cedera.

Distrik Chitwan mencatatkan jumlah korban tewas tertinggi dengan 137 yang dievakuasi dari wilayah tersebut.

Nawalparasi Timur mencatatkan jumlah tertinggi kedua dengan 87 korban tewas.

Adapun korban tewas juga dilaporkan ditemukan di distrik Dhading, Gorkha, Nuwakot, Tanahun, Nawalparasi Barat, dan Rasuwa.

Sementara itu, 8.348 petugas kepolisian dikerahkan ke daerah-daerah terdampak untuk operasi penyelamatan dan bantuan bencana.

Sebanyak 18 personel kepolisian masih belum diketahui nasibnya.

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melanjutkan operasi pencarian korban hilang.

Banjir Bandang Nepal, 389 orang tewas, 10.000 keluarga dilaporkan kehilangan rumah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |