jateng.jpnn.com, KUDUS - Kekeringan akibat kemarau panjang mulai menyulitkan warga Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendapatkan air bersih.
Kondisi tersebut mendorong Polres Kudus bersama Bhayangkari menyalurkan bantuan sebanyak 21.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Wakapolres Kudus Kompol Rendi Johan Prasetyo mengatakan bantuan diberikan setelah sumber air yang selama ini dimanfaatkan warga mulai mengering.
“Bantuan air bersih tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air karena sumber air yang selama ini digunakan warga mulai mengering. Adapun total air bersih yang kami distribusikan kepada warga Desa Glagahwaru mencapai 21.000 liter,” kata Rendi , Jumat (28/8).
Bantuan tersebut diangkut menggunakan tiga truk tangki. Masing-masing kendaraan memiliki kapasitas 7.000 liter sehingga total air yang didistribusikan mencapai 21.000 liter.
Untuk memudahkan warga mendapatkan air, petugas menampung air dari truk tangki ke sejumlah tandon berkapasitas 5.000 liter yang ditempatkan di lokasi strategis.
Dengan sistem tersebut, warga dapat mengambil air sesuai kebutuhan tanpa harus menunggu kedatangan truk tangki.
Rendi mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.



















































