jpnn.com, JAMBI - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut pihaknya mengidentifikasi adanya peningkatan kembali jumlah titik panas atau hotspot di Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).
Hal demikian dikatakan eks Plt Wakil Kepala Otorita IKN itu setelah meninjau penanganan karhutla di Jambi, Rabu (2/9).
“Setelah kemarin semua enam provinsi yang prioritas trennya turun, tetapi hari ini Kalbar dan Kalteng menunjukkan kembali hotspot yang meningkat," kata dia, Rabu.
Raja Juli menyebutkan peningkatan jumlah hotspot membuat kedua provinsi menjadi prioritas utama penanganan karhutla secara nasional.
"Artinya, prioritas utama sekarang ini secara nasional tetap Kalbar dan Kalteng,” lanjut pria yang juga menjabat Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.
Menhut mengatakan bakal ke Pontianak, Kalbar, bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto demi memperkuat koordinasi penanganan karhutla.
Dia mengaku bakal menjalin pertemuan dengan pejabat lintas sektor seperti gubernur, kapolda, dan pangdam setempat demi memaksimalkan penanganan karhutla di Kalbar.
"Melakukan evaluasi sekaligus membuat rencana apa yang bisa dilakukan,” ujarnya.






















































