jatim.jpnn.com, NGANJUK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang yang bisa memicu pohon tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk Sutomo mengatakan masyarakat diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang.
"Warga diimbau tidak berteduh di bawah pohon besar maupun baliho karena rawan roboh saat angin kencang," kata Sutomo, Minggu (22/2).
Dia menambahkan kondisi cuaca ekstrem sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Namun petugas dengan sigap melakukan pengaturan sehingga kendaraan tetap bisa melintas secara bergantian.
Sutomo memastikan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun kerugian material.
Meski begitu, BPBD tetap mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat berkendara di jalan raya, khususnya saat hujan deras dan angin kencang terjadi.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur.
BMKG menyebut hujan dengan intensitas ringan juga diprakirakan terjadi di sejumlah daerah, antara lain Sumatera, Bandung, Semarang, Surabaya, Pontianak, dan Palangkaraya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat disertai angin kencang, kilat, maupun petir.

















































