jabar.jpnn.com, KARAWANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menghadirkan sekitar 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam kegiatan Bazar Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Karangpawitan.
Kegiatan tersebut berlangsung selama sepuluh hari, mulai 21 Februari hingga 2 Maret 2026.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengatakan bazar tersebut diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan selama menjalankan ibadah puasa.
“Bazar Ramadan ini berlangsung selama sepuluh hari, mulai 21 Februari hingga 2 Maret 2026,” ujar Aep, di Karawang, Minggu (22/2).
Dorong Perputaran Ekonomi Rakyat
Sekitar 100 pelaku UMKM terlibat dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya bergerak di sektor kuliner, bazar juga melibatkan pelaku UMKM kriya yang tergabung dalam Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Karawang.
Menurut Aep, penyelenggaraan Bazar Ramadan merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap pelaku UMKM agar terus berkembang dan memperluas akses pasar.
“Kegiatan ini bukan hanya berbicara soal bazar sebagai seremonial, tetapi menekankan arah kebijakan yang jelas, yakni perputaran ekonomi rakyat harus diperkuat dari bawah,” katanya.

















































