jogja.jpnn.com, SLEMAN - Suporter PSS Sleman diprediksi bakal memadati Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, untuk mendukung tim kebanggaan mereka melawan Bali United pada Jumat malam (4/9). Pelatih Pieter Huistra menanti gemuruh stadion dari PSS Fans.
Kebijakan anyar yang mencabut larangan alokasi tiket bagi suporter tamu setelah empat musim dinilai Huistra sebagai momentum penting untuk mengembalikan roh sepak bola tanah air.
Bagi juru taktik asal Belanda tersebut, kehadiran suporter di laga tandang bukan sekadar peramai tribun, melainkan bahan bakar utama performa tim di lapangan.
“Bagi para suporter, khususnya suporter PSS yang begitu loyal dan selalu hadir mengikuti perjalanan tim, tentu menjadi kabar baik karena kini mereka kembali memiliki kesempatan untuk hadir dan memberikan dukungan pada pertandingan tandang,” ujar Pieter Huistra dalam sesi jumpa pers prapertandingan di Gianyar, Kamis (3/9).
Huistra menegaskan bahwa pertandingan sepak bola baru terasa utuh ketika kedua kelompok suporter bisa berbagi ruang dan menyuarakan kelantangan dukungan secara langsung.
Langkah operator kompetisi yang kembali membuka pintu bagi suporter tamu dipandangnya sebagai sinyal positif bagi kemajuan industri sepak bola nasional.
“Saya sudah mengetahui bahwa banyak suporter akan datang. Menurut saya, sepak bola akan terasa lebih lengkap ketika pertandingan dihadiri oleh kelompok suporter kedua tim. Karena itu, saya melihat upaya liga untuk kembali menghadirkan atmosfer tersebut sebagai sesuatu yang positif,” lanjut mantan pelatih Borneo FC tersebut.
Meski demikian, Huistra berpesan agar kesempatan berharga ini dijaga dengan penuh tanggung jawab.



















































