jakarta.jpnn.com - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) meresmikan dan memperkuat kerja sama budidaya ayam broiler di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kerja sama tersebut mencakup penyediaan Days Old Chick (DOC) serta pendampingan dan bimbingan teknis budidaya.
Melalui kerja sama ini, para peternak di Gunungkidul diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kemandirian usaha, sekaligus berkontribusi terhadap ketersediaan protein hewani yang stabil bagi masyarakat.
Direktur JAPFA Rachmat Indrajaya mengatakan kerja sama budidaya merupakan bagian dari komitmen JAPFA untuk mendukung peternak rakyat melalui akses terhadap DOC, pendampingan teknis, dan kolaborasi pemasaran yang berkelanjutan.
“Di sisi hilir, JAPFA juga menyerap hasil produksi peternak melalui fasilitas Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) yang kami miliki. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kedaulatan pangan sekaligus mendorong pemberdayaan dan keberlanjutan usaha peternak rakyat. Kerja sama ini telah mencapai milestone satu juta ekor Broiler,” kata Rachmat Indrajaya, Jumat (4/9).
Kerja sama budidaya ini dibangun di berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pembagian peran yang jelas.
Peternak bertanggung jawab atas infrastruktur kandang dan tenaga kerja, sementara JAPFA memastikan ketersediaan DOC sesuai standar kualitas serta memberikan pendampingan teknis. Sementara itu, Koperasi LPER berperan sebagai koordinator komunitas peternak sekaligus katalisator usaha bersama dalam hilirisasi hasil peternakan.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai kolaborasi antara swasta, koperasi, dan peternak dapat memperkuat fondasi ketahanan pangan di daerah.



















































