bali.jpnn.com, TABANAN - Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja di Tabanan, Bali, Jumat (28/8) kemarin.
Kunjungan ini mempertemukan perwakilan pemerintah, lembaga keuangan, pelaku ekonomi kreatif, dan pelaku UMKM untuk membahas akses pembiayaan dan permodalan.
Pertemuan ini juga menjadi ruang untuk melihat bagaimana pemerintah, lembaga keuangan, pemerintah daerah, dan berbagai ekosistem usaha dapat bekerja bersama dalam membuka akses dan peluang yang lebih besar bagi para pelaku usaha.
Kunjungan kerja ke Nuanu Creative City, Tabanan, Bali, ini dipimpin Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo.
Komisi VII DPR RI menilai akses terhadap pembiayaan masih menjadi salah satu tantangan utama bagi UMKM, termasuk bagi pelaku usaha yang bergerak di sektor ekonomi kreatif.
Mereka juga membahas sejumlah pendekatan yang dapat membuka akses permodalan yang lebih luas.
Termasuk skema pembiayaan yang lebih sesuai dengan karakteristik bisnis kreatif dan aset berbasis kekayaan intelektual.
Kementerian Ekonomi Kreatif sendiri melihat pembiayaan berbasis kekayaan intelektual sebagai salah satu peluang untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku ekonomi kreatif.



















































