jateng.jpnn.com, SEMARANG - Peta persaingan menuju kursi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai menghangat.
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU.
Pengasuh Pesantren Maslakul Huda Pati itu mengaku telah menyampaikan niatnya kepada sejumlah Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), khususnya di Jawa Tengah.
Langkah tersebut disebut sebagai bentuk ikhtiar untuk berkontribusi terhadap masa depan organisasi, bukan sekadar ikut meramaikan persaingan antartokoh.
"Yang lebih penting adalah mengurai masalah yang ada dan memikirkan masa depan organisasi," kata Gus Rozin, Jumat (17/7).
Menurutnya, keputusan untuk maju tidak diambil secara tiba-tiba. Sebelum menyatakan kesiapan, dia mengaku melakukan perenungan dan berdiskusi dengan sejumlah sahabat serta pengurus NU dari berbagai daerah.
Gus Rozin mengungkapkan dorongan untuk maju juga datang dari sejumlah Ketua PCNU yang menginginkan hadirnya alternatif kepemimpinan dalam Muktamar mendatang.
"Saya berpikir cukup lama. Setelah berdiskusi dengan teman-teman dan beberapa Ketua PCNU yang menghubungi saya, akhirnya saya berikhtiar untuk berkontestasi pada Muktamar tahun ini," ujarnya.



















































