Hadiri Kwibuka ke-32, Menhut Sebut Populasi Gorila Meningkat Signifikan

6 hours ago 11

Hadiri Kwibuka ke-32, Menhut Sebut Populasi Gorila Meningkat Signifikan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menhut Raja Juli Antoni menyoroti salah satu contoh nyata adalah keberhasilan konservasi gorila gunung di Taman Nasional Volcanoes. Foto: dok Kemenhut

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menghadiri peringatan Kwibuka ke-32, momen refeksi tahunan untuk mengenang genosida di Republik Rwanda, Afrika Tengah. 

Dia menyoroti keberhasilan Rwanda dalam bidang konservasi lingkungan sebagai sumber inspirasi penting bagi pengelolaan sumber daya alam (SDA) berkelanjutan.

Menhut menyebut peringatan itu tidak hanya menjadi momentum refleksi sejarah, tetapi juga pembelajaran global tentang pemulihan dan pembangunan berkelanjutan.

“Perjalanan luar biasa Rwanda dalam pemulihan tidak hanya tercermin pada masyarakatnya, tetapi juga pada komitmen kuatnya terhadap pengelolaan lingkungan,” ujar Menhut Raja Antoni dalam acara peringatan Kwibuka ke-32 di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Kehadiran Menhut Raja Antoni ke peringatan Kwibuka ke-32 ini sebagai perwakilan pemerintah Indonesia, atas arahan Presiden Prabowo Subianto. 

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menyoroti salah satu contoh nyata adalah keberhasilan konservasi gorila gunung di Taman Nasional Volcanoes. 

Upaya ini dinilai sebagai model global dalam menjaga keanekaragaman hayati melalui kebijakan yang konsisten dan perlindungan kawasan yang kuat. 

“Melalui kebijakan konservasi yang konsisten serta keterlibatan aktif masyarakat lokal, populasi gorila meningkat signifikan dan menjadi ikon keberhasilan konservasi dunia,” tuturnya.

Menhut Raja Juli Antoni menyoroti salah satu contoh nyata adalah keberhasilan konservasi gorila gunung di Taman Nasional Volcanoes.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |