Hendak Perang Sarung di Sleman, 6 Pelajar Asal Magelang Ditangkap Polisi

2 hours ago 18

Minggu, 22 Februari 2026 – 17:06 WIB

Hendak Perang Sarung di Sleman, 6 Pelajar Asal Magelang Ditangkap Polisi - JPNN.com Jogja

Ilustrasi - Tawuran remaja di Jogja. Foto: Ardissa Barack/JPNN.com

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Enam pelajar asal Magelang, Jawa Tengah, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib setelah kedapatan hendak melakukan aksi "perang sarung" di wilayah Kabupaten Sleman.

Keenam remaja tersebut ditangkap oleh petugas di kawasan Denokan, Sendangsari, Minggir, Sleman pada Sabtu dini hari (21/2), sesaat setelah polisi menerima laporan keresahan dari warga sekitar pukul 00.40 WIB.

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun mengungkapkan bahwa aksi tersebut sudah direncanakan sebelumnya melalui pesan singkat. Namun, rencana tawuran antarkelompok tersebut sebenarnya sempat dibatalkan.

"Hasil pendalaman kami, mereka berencana perang sarung setelah berkomunikasi lewat pesan WhatsApp. Pihak yang diajak ternyata membatalkan rencana tersebut dan pulang, tetapi rombongan remaja dari Magelang ini masih bertahan di lokasi hingga akhirnya diamankan warga dan petugas," jelas AKP Salamun.

Guna memberikan efek jera, kepolisian tidak hanya membawa para pelaku ke kantor polisi, tetapi juga memanggil orang tua masing-masing pelajar.

Langkah ini diambil agar pihak keluarga memberikan pendampingan serta pembinaan lebih ketat terhadap anak-anak mereka.

AKP Salamun menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama tren perang sarung yang kerap muncul di masa Ramadan.

Polresta Sleman mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kenyamanan selama bulan suci.

Enam remaja asal Magelang, Jawa Tengah ditangkap polisi di Minggir, Sleman, karena berencana perang sarung.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |