jatim.jpnn.com, SURABAYA - HGI City Cup 2026 Surabaya Fest tak hanya menghadirkan kompetisi domino, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Event ini menjadi contoh bagaimana aktivitas esports mampu terhubung langsung dengan sektor ekonomi masyarakat.
Sejak hari pertama, area venue di Grand City Mall Surabaya, dipadati pengunjung. Mereka tak hanya mengikuti turnamen, tetapi juga berinteraksi dengan booth UMKM yang turut meramaikan acara.
Kondisi tersebut memicu perputaran ekonomi yang lebih hidup sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha menjangkau pasar lebih luas.
Konsep yang diusung HGI menggabungkan aktivitas digital dengan pengalaman langsung di lapangan. Event ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi platform yang mampu menggerakkan berbagai sektor secara bersamaan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Surabaya, Tatik Lely Juwita menilai pendekatan tersebut relevan dengan kebutuhan pengembangan ekonomi saat ini.
“Ini konsep yang menarik, karena menggabungkan aktivitas digital dengan kegiatan langsung, sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku UMKM di Surabaya,” ujar Tatik, Sabtu (25/4).
Berbeda dengan event konvensional yang cenderung berlangsung singkat, HGI City Cup Surabaya Fest digelar selama delapan minggu.

















































