Pemerintah Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur dengan Penawaran Haji Tanpa Antre

1 hour ago 15

Pemerintah Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur dengan Penawaran Haji Tanpa Antre

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi jemaah haji. Ilustrasi: ANTARA FOTO/Saudi Press Agency/Handout via REUTERS/pras/cfo

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur dengan penawaran haji tanpa antre.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf menegaskan bahwa penawaran tersebut dipastikan ilegal.

"Kami dari Kementerian Haji dan Umrah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran haji tanpa antre, haji yang langsung berangkat, maupun haji tanpa daftar resmi," ucap Maria dikutip dari rilis resmi Istana, pada Minggu (26/4).

Menurut dia, ibadah haji hanya dapat dilakukan dengan visa haji resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Ada beberapa jenis visa lain seperti visa ziarah, visa kerja, atau visa turis. Namun visa-visa tersebut tidak dapat digunakan untuk berhaji.

Maria mengungkapkan bahwa berhaji tanpa visa resmi dapat dijatuhi berbagai macam sanksi tegas oleh Pemerintah Arab Saudi, mulai dari penahanan, denda, deportasi, bahkan larangan masuk kembali ke Arab Saudi hingga 10 tahun.

"Ini tentu bukan hal yang sepele dan kami mohon masyarakat untuk tidak mempertaruhkan ibadah sucinya melalui jalur yang tidak sah," kata dia.

Maria menambahkan Kementerian Haji dan Umrah telah membuat Satuan Tugas (Satgas) khusus penanganan jemaah haji ilegal yang berangkat dengan visa non-prosedural.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf menegaskan bahwa penawaran haji tanpa antre dipastikan ilegal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |