jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengingatkan daerah terdampak bencana untuk mempercepat realisasi tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) dan hibah daerah.
Langkah tersebut penting karena penanganan bencana di Sumatra telah memasuki tahap pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Sebelumnya atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat telah menyalurkan tambahan TKD sebesar Rp 10,64 triliun untuk provinsi, kabupaten, dan kota di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Tambahan TKD tersebut diberikan kepada daerah terdampak bencana secara langsung maupun tidak.
Kasatgas Tito menegaskan tambahan TKD tersebut perlu segera dimanfaatkan secara optimal.
Daerah terdampak diminta memprioritaskan pemulihan, terutama perbaikan infrastruktur yang rusak.
Sementara itu, daerah yang tidak terdampak secara langsung dapat menggunakan anggaran tersebut untuk memperkuat mitigasi bencana.
“Nah, bagi yang tidak terkena, silakan digunakan, dalam rangka untuk antisipasi bencana. Itu luas. Saya berikan kesempatan luas sekali, penggunaannya. Ya, bisa untuk membangun, memperkuat jalan, memperkuat jembatan, memperkuat infrastruktur, daerah-daerah yang rawan bencana,” ujar Kasatgas Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan ke Daerah Sumatra secara virtual dari Gedung A Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (17/6).





















































