Kasus Bayi Nyaris Tertukar, RSHS Bandung Didesak Buka Rekaman CCTV

1 day ago 14

Kasus Bayi Nyaris Tertukar, RSHS Bandung Didesak Buka Rekaman CCTV

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung tengah mendalami dugaan kelalaian prosedur Standart Operating Procedure (SOP) RS Hasan Sadikin Bandung dalam kasus bayi nyaris tertukar.

Pihak korban yakni Nina Saleha, melalui kuasa hukumnya, mendesak agar pihak rumah sakit membuka CCTV yang merekam insiden di ruang NICU tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan korban. Penyidik bakal mendalami keterangan dari para saksi, termasuk permintaan rekaman CCTV dibuka ke publik.

"Kalau ke rumah sakit sudah cek, kalau CCTV belum. Nanti kami akan lanjutkan setelah berkoordinasi dengan rumah sakit," kata Anton saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2026).

Selain menuntut dibukanya rekaman CCTV, Nina Saleha juga meminta untuk dilakukan tes DNA secara mandiri, guna menindaklanjuti adanya insiden bayinya diserahkan kepada orang lain.

Menurut Anton, perihal permintaan tersebut, pihaknya akan coba memfasilitasi.

"Hal tersebut (tes DNA), belum menerima permintaan, kalau pun iya bisa dipastikan akan difasilitasi," ucapnya.

Anton menyebut polisi belum bisa memastikan apakah kejadian nyaris tertukarnya bayi Nina dilakukan secara sengaja atau tidak.

Polisi akan mendalami rekaman CCTV dalam kasus bayi nyaris tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, termasuk dugaan kelalaian SOP.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |