jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Dua titik longsor terjadi di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, seusai hujan deras pada Kamis (2/4).
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung Teguh Abianto mengatakan petugas langsung melakukan asesmen dan pembersihan material di lokasi terdampak.
"Petugas bersama warga sudah melakukan pembersihan material longsor dan melakukan penanganan di lokasi terdampak," kata Teguh, Jumat (3/4).
Longsor pertama terjadi di tebing pembuangan tanah uruk milik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Dusun Krajan dengan panjang sekitar 100 meter dan lebar 50 meter.
Peristiwa ini tidak berdampak pada permukiman warga. Sementara itu, longsor kedua terjadi di tebing setinggi sekitar 15 meter yang menimpa rumah milik Sugiono.
Akibatnya, dinding rumah jebol sepanjang sekitar 4 meter dengan tinggi 2,5 meter. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa karena penghuni rumah sempat menyelamatkan diri.
Menurut Teguh, hujan deras dengan intensitas tinggi serta kondisi tanah labil menjadi pemicu utama longsor. Sebagai langkah mitigasi, petugas memasang terpal di tebing pembuangan tanah untuk mengurangi resapan air.
"Kami pasang terpal untuk menahan air agar tidak memicu longsor susulan yang berpotensi membahayakan warga," ujarnya.

















































