jateng.jpnn.com - Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente memuji penampilan luar biasa anak asuhnya setelah menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Selasa (14/7) waktu setempat.
Kemenangan tersebut mengantarkan La Furia Roja kembali ke partai final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010 atau setelah penantian selama 16 tahun.
De la Fuente mengatakan keberhasilan Spanyol mencapai final bukanlah hasil instan. Menurut dia, pencapaian itu merupakan buah dari proses yang dibangun sejak hampir empat tahun lalu.
"Kami memulainya hampir empat tahun lalu dengan ide dan kami terus berpegang teguh kepada ide tersebut dan itu membawa kami di sini (final)," kata De la Fuente.
Spanyol memastikan kemenangan melalui gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro yang membuat Prancis gagal mengulang pencapaian tampil di final seperti pada edisi 2018 dan 2022.
Pelatih berusia 65 tahun itu menilai kemenangan atas Prancis terasa spesial karena lawan yang dihadapi merupakan salah satu tim terbaik dunia.
"Para pemain ini layak mendapatkan segalanya. Hari demi hari mereka telah menunjukkan komitmen, solidaritas, kemurahan hati, dan bakat mereka. Mereka membuat hal yang sulit tampak mudah," ujarnya.
Keberhasilan tersebut sekaligus menghentikan laju sempurna Prancis sepanjang turnamen. Sebelum dikalahkan Spanyol, skuad Didier Deschamps selalu menang sejak fase grup dengan menundukkan Senegal, Irak, Norwegia, Swedia, Paraguay, dan Maroko.



















































