jpnn.com, JAKARTA - Polisi menangkap pembunuh driver ojek online (ojol) berinisial ATP di Kabupaten Tangerang, Banten.
Motif tersangka berinisial RD alias D (25) melakukan pencurian dengan kekerasan dipicu oleh tekanan dari pihak keluarga untuk memenuhi biaya pernikahan.
Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Arief Ryzki Wicaksana mengatakan tersangka awalnya bahkan merasa depresi dan berniat mengakhiri hidupnya karena kebingungan mencari uang.
"Niatan awalnya, pelaku ini mau bunuh diri karena bingung untuk cari uang, untuk memenuhi biaya pernikahan. Saat berjalan, dia melihat korban sedang tidur," kata Arief dalam keterangannya, Selasa.
Dia menjelaskan korban tidak ditargetkan oleh pelaku sejak awal. Tindakan tersebut murni spontan saat tersangka sedang berjalan kaki dan melihat korban tengah tertidur, sementara sepeda motornya terparkir tidak jauh dari lokasi kejadian.
?Melihat adanya kesempatan, tersangka mengurungkan niatnya untuk bunuh diri dan beralih ingin menguasai sepeda motor milik korban.
Tersangka kemudian mendekat dan mencoba merogoh kantong celana korban untuk mencari kunci kontak.
?"Saat proses mencari kunci sepeda motor itu, korban terbangun dan melakukan perlawanan. Lalu, setelah itu, pelaku menusuk korban," ujar Arief.






















































