Terlalu Berat, Sejumlah Petugas Sensus Ekonomi di Semarang Mengundurkan Diri

4 hours ago 13

Rabu, 15 Juli 2026 – 15:15 WIB

Terlalu Berat, Sejumlah Petugas Sensus Ekonomi di Semarang Mengundurkan Diri - JPNN.com Jateng

Petugas Sensus Ekonomi 2026 sedang mewawancarai seorang warga di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. FOTO: ANTARAFOTO/Angga Palguna.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Sejumlah petugas Sensus Ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) di Kota Semarang, Jawa Tengah, memilih mengundurkan diri. Mereka mengaku keberatan dengan beban pekerjaan selama pelaksanaan sensus.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti seusai rapat dengan BPS Kota Semarang di Balai Kota Semarang.

“Memang ada petugas-petugas dari BPS itu ketika terjun ke masyarakat ternyata mengundurkan diri, resign. Merasa bahwa ini terlalu berat, tidak seperti yang dibayangkan dan lain-lain,” kata Agustina, Rabu (15/7).

Meski demikian, Agustina menyatakan penyensusan tetap terus berjalan. “Ada proses penggantian petugas secara cepat di 18 Juli. Ya mudah-mudahan kita harus dukung sensus ekonomi ini karena menjadi bagian yang mendasar untuk pengambilan keputusan, tidak hanya pemerintah ini,” katanya.

Selain para penyensus yang menyerah, Agustina menyebut masih ada kendala lain yang terjadi di Kota Semarang. Aral yang menjadi perhatiannya, yakni kekhawatiran warga akan penyalahgunaan data pribadi yang dihubungkan dengan pajak.

Agustina menjelaskan bahwa petugas pajak dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang hanya bertugas mendata untuk pembaharuan data. Hal itu, menurutnya, tidak ada kaitan dengan sensus ekonomi yang akan berakhir 31 Agustus 2026 mendatang itu.

“Nomor satu, orang merasa bahwa ini (sensus ekonomi, red) BPS kemudian (didatangi petugas, red) pajak, itu tidak benar, ya. Itu dua-duanya adalah hal proses pencarian data untuk kebaikan. Kemudian adanya jaminan dari petugas BPS bahwa datanya ini secret (rahasia, red),” kata Agustina.

Termasuk soal kesulitan petugas sensus mengakses perumahan elit dan kawasan industri. “Ini akan dibantu oleh teman-teman di wilayah. Memang kendalanya ada beberapa kecamatan yang petugas koordinator kecamatannya belum koordinasi dengan Camat. Ini akan dihubungkan,” katanya.

Sejumlah petugas sensus ekonomi di Kota Semarang mengundurkan diri karena merasa terlalu berat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |