kaltim.jpnn.com, BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan memprakirakan sejumlah wilayah di Kaltim mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang sesaat.
Lembaga itu menyebut peristiwa alam tersebut diprakirakan terjadi pada 1-2 Februari 2026.
"Untuk itu, kami mengimbau masyarakat dan instansi terkait selalu waspada terhadap dampak yang bisa ditimbulkan dari prakiraan ini," kata Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan Carolina Meylita Sibarani, Sabtu (31/1).
Carlina mengungkapkan dampak dari peristiwa alam tersebut, antara lain banjir, jalan licin dan bisa terperosok dalam lubang saat jalanan tergenang, sungai meluap, jembatan kayu bisa hanyut, tanah longsor, bahkan pohon tumbang.
Sejumlah wilayah yang diprakirakan mengalami peristiwa tersebut:
1 Februari
Terjadi di lima kabupaten dan satu kota, yakni Bontang, Berau, Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, dan Mahakam Ulu.
- Di Kota Bontang, cuaca ekstrem tersebut akan menyasar Kecamatan Bontang Barat, Bontang Selatan, dan Kecamatan Bontang Utara.





.jpeg)













































