Menanti 22 Tahun, Pasutri asal Sumenep Akhirnya Punya Bayi Kembar, Kisahnya Mengharukan

11 hours ago 16

Sabtu, 25 Juli 2026 – 16:10 WIB

Menanti 22 Tahun, Pasutri asal Sumenep Akhirnya Punya Bayi Kembar, Kisahnya Mengharukan - JPNN.com Jatim

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi Morula IVF Surabaya dr Benediktus Arifin (kiri) bersama pasangan suami istri Yusuf Santoso dan Mina saat testimoni keberhasilan program bayi tabung, Sabtu (25/7). Foto: Arry Saputra/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Penantian panjang selama 22 tahun akhirnya berbuah manis bagi pasangan suami istri Yusuf Santoso dan Mina. Pasangan asal Sumenep, Madura itu kini resmi menyandang status sebagai ayah dan ibu setelah dikaruniai bayi kembar melalui program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) di Morula IVF Surabaya.

Tangis Ryan dan Raina yang lahir pada 2 Juni 2026 menjadi jawaban atas doa yang selama lebih dari dua dekade terus mereka panjatkan.

"Kami tidak menyangka bisa seperti ini. Alhamdulillah, akhirnya Allah memberikan kepercayaan kepada kami," ujar Yusuf, Sabtu (25/7).

Selama 22 tahun membina rumah tangga, Yusuf dan Mina tak pernah berhenti berusaha. Mereka menjalani berbagai pengobatan, mulai dari konsultasi medis hingga pengobatan alternatif. Namun, harapan untuk memiliki buah hati tak kunjung datang.

"Kami hampir pasrah. Bahkan sempat berpikir mungkin memang belum rezeki kami punya anak," kenangnya.

Harapan baru muncul setelah Yusuf mendengar kisah tetangganya di Sumenep yang memiliki anak melalui program bayi tabung di Morula IVF Surabaya bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr Benediktus Arifin atau yang akrab disapa dr Benny.

"Kalau beliau bisa, kenapa saya tidak mencoba? Dari situ saya mengajak istri ke Surabaya," katanya.

Perjalanan menuju harapan itu pun tidak mudah. Setiap kontrol, Yusuf dan Mina harus menempuh perjalanan sekitar empat jam dari Sumenep menuju Surabaya. Meski melelahkan, keduanya menjalaninya dengan penuh keyakinan.

Pasangan asal Sumenep akhirnya memiliki bayi kembar setelah 22 tahun menanti. Meski sang istri memiliki AMH hanya 0,1, program bayi tabung Morula IVF Surabaya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |