Ogan Komering Ulu Dilanda Banjir dan Longsor, Pemda Perpanjang Status Siaga Darurat

3 hours ago 17

Ogan Komering Ulu Dilanda Banjir dan Longsor, Pemda Perpanjang Status Siaga Darurat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Personel BPBD OKU mengevakuasi korban banjir di Desa Gunung Meraksa. ANTARA/Edo Purmana

jpnn.com, BATURAJA - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memperpanjang status siaga darurat banjir dan tanah longsor.

Hal itu dilakukan sebagai upaya penanggulangan sedini mungkin terhadap potensi bencana alam di wilayah setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Januar Efendi melalui Manager Pusdalops, Gunalfi di Baturaja, Selasa, mengatakan bahwa status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor diperpanjang setelah banjir kedua melanda Kabupaten OKU pada Selasa (13/1).

Meskipun tidak ada korban jiwa, bencana alam akibat luapan Sungai Wal itu merendam ratusan rumah penduduk di Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang dengan kedalaman mencapai 1 meter.

"Oleh sebab itu, status siaga darurat diperpanjang selama 14 hari ke depan," ujarnya.

Dia mengatakan saat ini pihaknya meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.

Sebanyak 647 personel yang tergabung dalam satgas penanggulangan bencana disiagakan guna menindaklanjuti cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor.

Selain personel, pihaknya juga menyiapkan peralatan penanggulangan bencana, antara lain empat unit perahu karet, tiga unit perahu fiber, lima unit mesin perahu, satu unit boat, dan tiga unit mobil rescue.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memperpanjang status siaga darurat banjir dan tanah longsor.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |