Perihal Perubahan Nama Jembatan Pandansimo Menjadi Kabanaran

1 week ago 23

Rabu, 19 November 2025 – 20:15 WIB

Perihal Perubahan Nama Jembatan Pandansimo Menjadi Kabanaran - JPNN.com Jogja

Jembatan Kabanaran di Bantul. Foto: Humas Pemda DIY

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Jembatan megah yang membentang di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) menghubungkan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi dioperasikan pada Rabu (19/11) dengan nama baru.

Jembatan terpanjang di Jogja itu semula dikenal luas sebagai Jembatan Pandansimo, tetapi tiba-tiba berubah nama menjadi Jembatan Kabanaran menjelang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari ini.

Perubahan nama mendadak ini menjadi sorotan, mengingat nama Pandansimo, yang diambil dari nama kampung di Kelurahan Poncosari, Srandakan, Bantul, telah melekat sejak proyek tersebut dimulai dan selalu digunakan oleh pemerintah pusat hingga media massa.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menjelaskan bahwa penamaan Jembatan Pandansimo sudah ada sejak awal pengerjaan karena proyek ini merupakan inisiasi dan kewenangan penuh pemerintah pusat.

"Itu kan jembatan yang melintasi dua kabupaten, kalau diukur ada yang masuk Bantul ada yang masuk Kulon Progo. Pemerintah pusat sejak awal itu di dalam praktik konstruksi sudah menamainya dengan Jembatan Pandansimo," kata Bupati Halim di Bantul, Selasa (18/11).

Halim menegaskan bahwa nama Pandansimo bukan atas keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, melainkan dari pusat.

Ia bahkan menyebut bahwa Menteri Pekerjaan Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan para direktur di pusat juga selama ini menyebutnya Jembatan Pandansimo.

Jembatan itu masih bernama Pandansimo saat diresmikan oleh AHY pada bulan lalu.

Jembatan Pandansimo tiba-tiba berubah menjadi Kabanaran menjelang diresmikan oleh Presiden Prabowo.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |