jpnn.com, JAKARTA - Kepolisian berkomitmen melindungi anak tersangka pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi.
Adapun dari informasi yang diperoleh, anak dari tersangka pelaku teror bom merupakan siswa di SD tersebut.
Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO) Kombes Pol Rita Wulandari Wibowo mengatakan anak terusebut harus dijaga agar tidak jadi korban perundungan.
"Kami akan jaga betul bersama dengan pihak sekolah, dinas pendidikan dan PPA-PPO Polda Metro Jaya," ujar Rita di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta, Selasa (14/7).
Rita juga melarang kepada para orang tua murid dan siswa untuk memberikan informasi kepada si anak mengenai kejadian teror tersebut.
"Langsung kami edukasi jangan memberikan informasi dan menyebarkan, atau mendistribusikan konten adanya kejadian di sekolah ini," tegas dia.
Rita mengaku semua sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para siswa dan juga guru.
"Supaya punya spirit dan semangat yang sama untuk menjadikan sekolah ini aman, nyaman dan ramah anak," kata dia.






















































