Tegar Bimantoro Tanggapi Insiden Ledakan di Purwakarta, Simak

4 hours ago 16

Tegar Bimantoro Tanggapi Insiden Ledakan di Purwakarta, Simak

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala Program Studi Kriminologi Institut Andi Sapada, Tegar Bimantoro. Foto: Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Program Studi Kriminologi Institut Andi Sapada, Tegar Bimantoro menanggapi insiden ledakan di Kawasan Dadaha, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat pada Minggu (12/7/2026) pagi.

Tegar menduga pelaku ledakan adalah seorang mantan narapidana kasus terorisme (eksnapiter) berinisial A bermula setelah terjadi perselisihan di antara sesama pedagang kaki lima (PKL).

Tegar menilai aksi nekat terduga pelaku yang masih memiliki dan menggunakan amunisi aktif menjadi bukti nyata adanya celah dalam sistem pengawasan pemerintah.

Celah Pengawasan dan Validasi Data Eksnapiter

Tegar menegaskan insiden ini melempar sejumlah pertanyaan krusial yang harus segera dijawab oleh aparat penegak hukum dan instansi terkait.

"Pertanyaan mendasar yang harus digali saat ini adalah: dari mana tersangka mendapatkan amunisi tersebut? Mengapa bisa terjadi kelalaian dalam pemantauan?" ujar Tegar.

Lebih lanjut, ia mendesak pemerintah untuk segera melakukan pemetaan ulang (mapping) guna mendeteksi berapa banyak eksnapiter di luar sana yang masih memiliki kemampuan taktis dan akses terhadap bahan peledak seperti terduga pelaku berinisial A.

Masalah Labor Mismatch dan Minimnya Anggaran Pemantauan

Tegar Bimantoro menanggapi insiden ledakan di Kawasan Dadaha, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat pada Minggu (12/7/2026) pagi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |