Polisi Buru Debt Collector Terduga Pelaku Pembacokan Petugas Valet di Surabaya

1 day ago 13

Selasa, 28 Juli 2026 – 12:07 WIB

Polisi Buru Debt Collector Terduga Pelaku Pembacokan Petugas Valet di Surabaya - JPNN.com Jatim

Ilustrasi pembacokan. Ilustrasi Foto: Ardissa Barack/JPNN.com

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dua orang dilaporkan menjadi korban pembacokan oleh debt collector (DC), Sabtu (25/7). Saat ini, keduanya telah melapor ke Polisi. Korbannya ialah Feri (25) dan Didik (28) yang merupakan petugas valet tempat hiburan malam di kawasan Embong Kaliasin, Surabaya.

Akibat insiden itu, Feri menderita luka bacok di punggung. Sementara Didik menderita luka bacok di area tangan.

Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya membenarkan korban telah melapor ke polisi. Laporan itu tertuang dalam nomor LP/B/125/VII/2026/RESKRIM/POLRESTABES/SPKT POLSEK GENTENG, tertanggal 25 Juli 2026.

"Benar, korban sudah laporan setelah kejadian. Saat ini kami bersama Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan," ujar Vian saat dikonfirmasi, Selasa (28/7).

Diberitakan sebelumnya, suasana di Jalan Teuku Umar Surabaya yang sebelumnya kondusif mendadak tegang, Sabtu (25/7) malam. Sejumlah masyarakat berkumpul diduga hendak menggeruduk markas debt collector (dc).

Hal itu diduga dipicu aksi anarkis yang dilakukan dua orang dc yang hendak menarik sepeda motor kredit macet milik salah satu pegawai kafe di kawasan Taman Apsari Surabaya.

Peristiwa itu menyebabkan dua penjaga kafe mengalami luka akibat benda tajam. Tak terima dengan hal tersebut. Sejumlah massa hendak mendatangi markas DC tersebut. Polrestabes Surabaya akhirnya turun tangan untuk meredakan kericuhan yang terjadi.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Luthfie memastikan memburu pelaku pembacokan. Pihaknya, menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang berbuat anarkis.

Korban pembacokan debt collector di Kota Surabaya telah melapor kepada kepolisian.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |