jatim.jpnn.com, PONOROGO - Komplotan pencuri yang menyasar sekolah di Ponorogo dan Madiun, Jawa Timur, akhirnya dibekuk.
Tiga terduga pelaku berinisial END, UM, dan BD ditangkap tim gabungan Resmob Polres Ponorogo bersama Polres Madiun saat berada di wilayah Madiun.
Wakapolres Ponorogo Try Widyanto Fauzal mengatakan, komplotan tersebut sudah menjadi target operasi karena diduga terlibat serangkaian pencurian di lembaga pendidikan dengan total kerugian ratusan juta rupiah.
"Ketiga pelaku berhasil diamankan setelah beraksi di wilayah Madiun. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan," ujar Try, Jumat (27/2).
Dari tiga tersangka, satu orang diproses di Polres Madiun karena terlibat pencurian di SDN 2 Tiron dengan barang bukti 12 unit Chromebook.
Sementara itu, dua pelaku lainnya diproses di wilayah hukum Polres Ponorogo. Hasil penyelidikan sementara, keduanya terlibat sedikitnya lima tempat kejadian perkara (TKP).
Kelima lokasi tersebut yakni SMPN 1 Pulung dengan kerugian sekitar Rp180 juta dari brankas sekolah, SDN 2 Maguwan Kecamatan Sambit dengan kerugian tiga unit laptop dan uang sekitar Rp1 juta, SMPN 1 Badegan sekitar Rp5 juta, SDN Gundik Kecamatan Slahung sekitar Rp20 ribu, serta SMKN 2 Ponorogo dengan kerugian sekitar Rp66 juta dan dua unit hard disk.
"Untuk di Ponorogo ada lima TKP yang sudah kami identifikasi. Saat ini dua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif untuk pengembangan lebih lanjut," katanya.

















































