jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - Ratusan truk logistik tujuan Bali tertahan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, hingga 12 jam. Antrean mengular terjadi di jalur menuju Pelabuhan Ketapang hingga Minggu (29/3) pukul 05.15 WIB.
Truk-truk tersebut bahkan mengular sejak Terminal Sri Tanjung hingga pintu masuk pelabuhan karena buffer zone di Bulusan penuh. Salah satu sopir truk Subito mengaku sudah mengantre sejak Sabtu (28/3) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
"Saya sudah sejak Sabtu (28/3) sore pukul 17.00 WIB antre dan diarahkan parkir di buffer zone Terminal Sri Tanjung, dan sampai pagi ini belum bisa menyeberang," kata Subito.
Dia mengaku diarahkan parkir di Terminal Sri Tanjung, namun hingga lebih dari 12 jam belum juga mendapat giliran menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk.
Subito juga mengeluhkan janji pemberian logistik bagi sopir yang antre lebih dari enam jam.
"Saya sudah 12 jam antre, katanya kalau lebih dari enam jam kami mendapatkan makan dan minum dari pelabuhan, tetapi kami tidak mendapatkan itu," ujarnya.
Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang mengakui saat ini penyeberangan diprioritaskan untuk kendaraan penumpang.
General Manager ASDP Ketapang, Arief Eko, mengatakan kendaraan logistik tidak menjadi prioritas selama arus mudik dan balik Lebaran.

















































