jabar.jpnn.com, KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menata ulang desain Rest Area Puncak di kawasan Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, sebagai upaya meningkatkan fungsi kawasan menjadi simpul wisata sekaligus mendukung pelaksanaan rekayasa lalu lintas di Jalur Puncak.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan penataan dilakukan dengan mengubah desain kawasan, termasuk membongkar sejumlah bangunan ruko agar kendaraan berukuran besar, terutama bus wisata, dapat masuk ke dalam kawasan rest area.
"Nanti akan ada beberapa bangunan ruko yang kami bongkar. Kenapa harus kami bongkar? Itu bus besar masuk, enggak bisa. Jadi, kami harus tata ulang," kata Rudy.
Menurut Rudy, penataan tersebut bertujuan mengintegrasikan Rest Area Puncak dengan kawasan wisata Gunung Mas sehingga kendaraan wisata, khususnya bus, dapat berhenti di dalam kawasan.
Dengan demikian, aktivitas wisata dan pengelolaan arus kendaraan di kawasan Puncak diharapkan menjadi lebih tertata.
Selain melakukan penataan kawasan, Pemkab Bogor juga akan memindahkan Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Cisarua ke dalam area rest area.
Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan rekayasa lalu lintas sistem buka-tutup di Jalur Puncak dapat dipusatkan di satu lokasi.
"Setelah polseknya jadi, personel aparat kepolisiannya ada, buka-tutupnya di rest area. Maka pada saat buka-tutup di rest area, semua kendaraan bus, semua mobil-mobil parkirnya di dalam," ujar Rudy.


















































