jatim.jpnn.com, SURABAYA - Videotron iklan film 'Aku Harus Mati' yang sebelumnya terpasang di kawasan Pakuwon, Surabaya Barat akhirnya diturunkan setelah diperbicangkan warganet di sosial media.
Iklan film dengan gambar seram ini dikhawatirkan dapat menjadi trigger bagi orang yang memiliki riwayat depresi atau ide bunuh diri.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya Achmad Zaini menjelaskan bahwa iklan videotron itu terpasang sejak Kamis (2/4) pagi dan langsung diturunkan pada Jumat (3/4).
"Setelah dapat laporan kami infokan ke Bapenda untuk menegur pemasangnya itu, terus diturunkan," kata Zaini.
Namun, meski sudah minta diturunkan, videotron iklan muncul kembali di malam hari. Pihaknya kemudian turun ke lapangan untuk mengecek.
"Terus malam juga kami dapat lagi. Terus kemudian kami tegur, lalu saya dan anggota turun ke lokasi Jumat (3/4) sudah di-takedown,” tuturnya.
Zaini memastikan kini videotron iklan film 'Aku Harus Mati' sudah tidak ada lagi di Surabaya. Pihak promotor menurunkan sendiri.
“Sudah ditakedown. Yang takedown dari promotor filmnya. Itu sebenarnya tugasnya Bapenda ya, Bapenda sudah bersurat kepada yang bersangkutan. Sudah diturunkan dari Jumat kemarin,” pungkasnya. (mcr23/jpnn)








.jpeg)








































