jpnn.com - TURKI goncang dengan penembakan pada sebuah sekolah menengah di Kahramanmaras, Rabu (15/4) waktu setempat.
Insiden itu memakan sembilan korban tewas dan 13 lainnya terluka.
"Enam (dari 13 terluka) dalam kondisi kritis," kata Menteri Dalam Negeri Mustafa Ciftci.
Gubernur Kahramanmaras Mukerrem Unluer mengatakan serangan tersebut dilakukan oleh seorang siswa laki-laki kelas 8 di Sekolah Menegah Ayser Calik, dengan alasan yang belum diketahui.
Pelaku membawa senjata api di ranselnya, kemudian menembak secara membabi buta setelah memasuki dua ruangan kelas.
Enam korban luka masih menjalani operasi dan masih dalam kondisi kritis.
"Terduga pelaku tewas dalam peristiwa tersebut," ujar Unluer, tanpa memberi tahu apakah pelaku mengakhiri hidupnya sendiri atau bagaimana.
Gubernur Unluer mengatakan senjata tersebut kemungkinan adalah milik ayah si pelaku, yang merupakan mantan petugas kepolisian. Si pelaku dilaporkan datang ke sekolah membawa lima pucuk senjata api dan tujuh magasin.




















































