jatim.jpnn.com, SURABAYA - Identitas perempuan lanjut usia (lansia) yang meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di pelintasan rel Jalan Sememi Baru, Kecamatan Benowo, Surabaya, Rabu (8/7) akhirnya terungkap.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Surabaya Linda Novanti mengatakan korban berinisial R (61) warga Kampung Cirapuhan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Korban berinisial R, usia 61 tahun, jenis kelamin perempuan, dan berasal dari Kampung Cirapuhan, Garut, Jawa Barat," kata Linda.
Saat petugas tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di bantaran rel. Setelah dilakukan identifikasi oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSU dr Soetomo Surabaya menggunakan ambulans PMI.
Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api sekitar pukul 06.00 WIB.
Salah seorang warga, Hendrik, mengatakan kereta api melintas saat korban berada di area rel.
"Saya tidak tahu apakah bunuh diri atau bukan. Kemungkinan korban berjalan di tengah rel karena jasadnya berada di tengah rel. Kondisinya hancur," ujar Hendrik.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti insiden tersebut. (mcr12/jpnn)


















































