jogja.jpnn.com, BANTUL - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta resmi memperluas area pencarian terhadap Angger Raditya Nanda Pradana (16), remaja asal Pandes, Panggungharjo, yang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul.
Humas Kantor Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto mengatakan operasi pencarian memasuki hari kedua pada Senin (20/4) setelah upaya penyisiran pada Minggu sore belum membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan kini dibagi menjadi tiga unit penyelamat atau Search Rescue Unit (SRU) untuk mengoptimalkan pencarian.
Guna mempercepat penemuan korban, tim SAR menerapkan strategi penyisiran melalui darat, laut, dan udara.
SRU darat melakukan penyisiran manual dari titik lokasi kejadian (Last Known Position/LKP) menuju ke arah Pantai Parangndog dan Pantai Parangkusumo.
SRU laut mengerahkan personel menggunakan jetski untuk menyisir area perairan di sekitar lokasi tenggelamnya korban.
SRU udara memaksimalkan teknologi drone untuk memantau area dari ketinggian hingga radius 500 meter dari titik LKP guna mendeteksi keberadaan korban secara visual.
Insiden ini terjadi pada Minggu (19/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban awalnya datang ke pantai dengan niat belajar berselancar (surfing) dari rekannya yang merupakan seorang atlet profesional.
















































