jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaudit total seluruh jaringan kabel udara di Ibu Kota.
Hal itu menyusul tewasnya siswi SMAN 6 Jakarta, Neisha Amalia Evrian Putri akibat kecelakaan yang dipicu kabel menjuntai di Jalan Leuser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kenneth menegaskan, peristiwa yang terjadi pada Kamis (18/6) lalu tersebut tidak boleh dianggap sebagai kecelakaan lalu lintas biasa.
Menurut dia, tragedi yang merenggut nyawa seorang pelajar itu merupakan alarm keras atas lemahnya pengawasan dan buruknya tata kelola infrastruktur utilitas di Jakarta.
"Ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan indikasi adanya kelalaian dalam pengelolaan infrastruktur utilitas yang berpotensi membahayakan masyarakat," kata Kenneth dalam keterangan tertulisnya, pada Rabu (24/6).
Pria yang akrab disapa Bang Kent itu meminta Pemprov DKI Jakarta bersama instansi terkait segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kejadian, termasuk menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan kabel menjuntai di lokasi kecelakaan.
Keselamatan warga tidak boleh dikalahkan oleh lemahnya pengawasan maupun buruknya tata kelola utilitas.
Untuk itu, jika ditemukan unsur kelalaian dari perusahaan pemilik jaringan utilitas, pemerintah harus memberikan sanksi tegas.




















































