Waduh, Wabah Ebola di RD Kongo Pecahkan Rekor Mengerikan

2 hours ago 17

Waduh, Wabah Ebola di RD Kongo Pecahkan Rekor Mengerikan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Petugas kesehatan memakai baju pelindung sebelum merawat pasien ebola. Foto: AFP

jpnn.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (23/6) menyatakan bahwa wabah Ebola yang terjadi di Republik Demokratik Kongo merupakan jumlah kasus terkonfirmasi terbesar sepanjang sejarah pada bulan pertama wabah.

Pemerintah RD Kongo pada Selasa melaporkan jumlah korban meninggal akibat Ebola mencapai 267 orang, sementara jumlah kasus terkonfirmasi naik menjadi 1.048 kasus. Tingkat fatalitas saat ini juga mencapai lebih dari 25 persen.

"Wabah ini terus meluas. Ini menjadi jumlah kasus terkonfirmasi terbesar dalam bulan pertama wabah Ebola di Afrika," kata Direktur di Departemen Kesiapsiagaan dan Respons Darurat Kesehatan WHO, Abdirahman Mahamud di Jenewa.

Dia menilai bahwa pengawasan epidemiologi di RD Kongo perlu ditingkatkan, termasuk di daerah-daerah tempat kasus belum dilaporkan.

Abdirahman juga menambahkan bahwa 84 persen hunian tempat tidur rumah sakit telah terisi.

Hal tersebut, kata dia, bertujuan untuk memastikan bahwa wabah Ebola tidak mengganggu seluruh sistem kesehatan negara, sekaligus untuk menyediakan "perawatan kesehatan selain Ebola".

WHO pada Mei 2026 menetapkan wabah Ebola di RD Kongo dan Uganda menjadi status darurat yang berpotensi mengancam negara lain. Badan PBB itu menilai risiko penyebaran lebih lanjut di kawasan tersebut tergolong tinggi. (ant/dil/jpnn)

Pemerintah RD Kongo pada Selasa melaporkan jumlah korban meninggal akibat Ebola mencapai 267 orang


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |