jpnn.com - MEDAN - Sebanyak 1.829 warga mengungsi akibat bencana banjir melanda Kota Medan, Sumatera Utara, sebagaimana data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kota Medan.
Berdasarkan laporan yang diterima di Medan, Sabtu (29/11), bencana banjir terjadi pada Kamis (27/11) diakibatkan cuaca ekstrem.?
Puslodapos mencatat ribuan masyarakat yang mengungsi tersebut tersebar di 11 lokasi pengungsian di sejumlah kecamatan.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 645 orang dilakukan evakuasi yang tersebar di 28 kelurahan dan 128 lingkungan di 11 kecamatan.
Adapun 11 kecamatan yang terdampak akibat bencana banjir tersebut, yakni Medan Johor, Medan Selayang, Medan Maimun, Medan Baru, Medan Sungal dan Medan Polonia.
Kemudian, Kecamatan Medan Petisah, Medan Helvetia, Medan Baru, Medan Labuhan dan Medan Marelan???????.
Atas peristiwa tersebut, Pemerintah Kota Medan telah menetapkan status tanggap darurat bencana mulai 27 November hingga 11 Desember 2025.
Status itu dituangkan Keputusan Wali Kota Medan Nomor 188.44/15.K Tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam di Kota Medan Tahun 2025.






















































