jpnn.com - LONDON - Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner masuk final Wimbledon 2026 setelah menundukkan Novak Djokovic straight set 6-4, 6-4, 6-4 pada semifinal di Centre Court Wimbledon, Sabtu (11/7) dini hari WIB.
Kemenangan itu menjadi ajang balas dendam Sinner atas kekalahannya dari Djokovic pada semifinal Australia Open awal tahun ini, sekaligus mengantarkannya ke final Wimbledon untuk tahun kedua secara beruntun.
"Atmosfernya luar biasa sejak hari pertama dan sangat berarti bagi saya bisa bermain satu final lagi di sini. Ini adalah turnamen paling spesial," kata Sinner dikutip dari ATP.
Dia juga memberikan penghormatan kepada Djokovic yang menurutnya masih menjadi inspirasi bagi generasi baru tenis dunia.
"Bermain melawan Novak selalu istimewa. Apa yang masih ia tunjukkan hingga saat ini sungguh luar biasa dan menjadi inspirasi bagi banyak orang," ujar petenis Italia itu.
Sinner, yang menjuarai Wimbledon untuk pertama kalinya pada 2025 setelah mengalahkan Carlos Alcaraz di final, kini berpeluang mempertahankan gelarnya saat menghadapi unggulan kedua Alexander Zverev pada partai puncak, Minggu (12/7).
Jika kembali menjadi juara, Sinner dan Alcaraz akan mengoleksi 10 dari 11 gelar Grand Slam terakhir, dengan Roland Garros 2026 yang dimenangi Zverev menjadi satu-satunya pengecualian.
Sementara itu, Zverev memastikan tiket final lebih dahulu setelah mengalahkan petenis tuan rumah penerima wildcard Arthur Fery dengan skor 7-6(0), 6-2, 6-4. (antara/jpnn)









.jpeg)










































