jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pameran Info Franchise dan Business Concept (IFBC) 2026 resmi dibuka di Grand City Convex, Surabaya, Jumat (11/9).
Mengusung tema Grow Beyond Boundaries, pameran yang memasuki penyelenggaraan ke-181 sejak 2006 itu menghadirkan 180 merek bisnis dalam 89 stan.
Berbagai sektor usaha ditawarkan, mulai kuliner, jasa, pendidikan, hingga ritel modern. Peluang investasi yang tersedia juga cukup beragam, dengan nilai awal mulai Rp10 juta.
Pameran yang berlangsung hingga Minggu (13/9) tersebut mempertemukan pemilik waralaba, investor, pelaku UMKM, dan calon mitra bisnis.
Kementerian UMKM melalui Deputi Bidang Usaha Menengah Bagus Rahman menegaskan pemerintah terus mendorong UMKM naik kelas melalui skema waralaba.
Menurut dia, waralaba tidak sekadar menjual lisensi merek, tetapi juga mentransfer sistem manajemen yang telah teruji dan terstandardisasi.
“Sistem bisnis waralaba memungkinkan UMKM tumbuh lebih terstruktur, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat daya saing melalui kekuatan merek yang telah terbangun,” ujar Bagus Rahman di sela pembukaan IFBC 2026.
Dia menjelaskan standardisasi operasional dan penguatan rantai pasok membuat usaha lokal berskala kecil memiliki peluang untuk menduplikasi keberhasilan ke berbagai daerah. Skema tersebut dinilai dapat membuka jalan bagi merek lokal untuk menembus pasar global.



















































