jpnn.com - BOGOR – Sastra Winara mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengefisienkan penggunaan kendaraan dinas menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax.
Diketahui, ASN terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu (P3K PW).
Sastra Winara yang merupkan Ketua DPRD Kabupaten Bogor mengatakan kendaraan dinas berpelat merah tidak diperbolehkan menggunakan Pertalite.
Karena itu, kenaikan harga Pertamax perlu direspons dengan langkah penghematan penggunaan kendaraan operasional pemerintah.
"Kami mengimbau seluruh ASN di Kabupaten Bogor yang menggunakan kendaraan dinas untuk melakukan efisiensi dan memanfaatkan alternatif transportasi lain jika memungkinkan," kata Sastra di Cibinong, Selasa (16/6).
Menurut dia, efisiensi dapat dilakukan dengan menggunakan moda transportasi alternatif, termasuk bersepeda ke kantor sebagaimana telah dicontohkan Bupati Bogor Rudy Susmanto melalui program bersepeda setiap Rabu.
Langkah penghematan tersebut dinilai penting agar peningkatan biaya bahan bakar tidak menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Kenaikan harga Pertamax berpotensi membebani APBD sehingga upaya efisiensi perlu terus didorong," ujarnya.






.jpeg)














































