jpnn.com - ISTANBUL - Ketegangan Iran vs Amerika Serikat di Selat Hormuz kian memanas. Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan saling baku tembak dengan pasukan AS di Selat Hormuz. Demikian dilaporkan televisi pemerintah Iran pada Rabu (15/7).
Kantor berita semi resmi Iran Tasnim mengutip pihak berwenang provinsi Hormozgan melaporkan, ledakan terdengar di Bandar Abbas, kota-kota pesisir, dan pulau-pulau di Iran yang disebabkan bentrokan di selat tersebut.
Kantor Berita Mehr juga mengatakan ledakan terdengar di sebelah timur Sirik terkait dengan baku tembak di perairan Teluk terdekat.
Laporan-laporan tersebut muncul di tengah gelombang ledakan baru di beberapa lokasi di Iran selatan seiring meningkatnya konfrontasi militer antara Iran dan AS.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut ditujukan untuk melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.
CENTCOM juga menambahkan bahwa pasukan AS telah melanjutkan blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal yang melintas ke dan dari pelabuhan dan daerah pesisir Iran.
AS juga mengerahkan lebih dari 20 kapal perang Angkatan Laut AS dan ratusan pesawat militer untuk beroperasi di seluruh Timur Tengah.
AS menyatakan bahwa pasukan Amerika tetap "waspada, mematikan, dan siap."






















































