Kebakaran Lahan di Aceh Barat Kian Meluas, BPBD: Kini Mencapai 50 Hektare

3 hours ago 17

 Kini Mencapai 50 Hektare

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tim gabungan melakukan pemadaman api di salah satu lokasi kebakaran lahan di kawasan Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Rabu (28/1/2026) luas lahan yang terbakar di sejumlah titik lokasi di Aceh Barat sudah mencapai sekitar 50,2 Ha dan berpotensi semakin bertambah. ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat

jpnn.com, ACEH BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menyebut kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah tersebut kian meluas.

Total area yang terbakar kini telah mencapai 50,2 hektare, meningkat signifikan seiring munculnya titik-titik api baru di sejumlah kecamatan.

“Saat ini upaya pemadaman masih terus dilakukan bersama-sama dengan tim gabungan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald kepada wartawan, Rabu.

Ada pun lokasi yang saat ini menjadi sasaran kebakaran lahan yaitu di Kecamatan Johan Pahlawan meliputi Desa Suak Raya seluas 10,5 Ha, Desa Suak Nie seluas 10 Ha, Desa Lapang seluas 9,5 Ha.

Kemudian di Kecamatan Meureubo meliputi Desa Ranto Panyang Timur seluas 2 Ha, Desa Alue Peunyareng seluas 1 Ha, Desa Ujong Tanoh Darat seluas 0,5 Ha. Kemudian Desa Meunasah Rambot, Kecamatan Kaway XVI seluas 8 Ha.

Kebakaran lahan juga terjadi di Desa Peulanteu, Kecamatan Bubon seluas 4,2 Ha dan Desa Blang Luah seluas 4 Ha.

Teuku Ronald mengatakan bertambahnya luas lahan yang terbakar di Kabupaten Aceh Barat disebabkan karena meluasnya titik api kebakaran, sehingga ikut menambah luas lokasi kebakaran lahan yang terjadi di daerah setempat.

Selain itu, kencangnya angin di setiap lokasi kebakaran lahan, juga menyebabkan sebaran api dengan cepat menjalar ke lahan lainnya, sehingga luas lahan yang terbakar juga semakin bertambah luas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menyebut kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah tersebut kian meluas.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |